expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Minggu, 20 November 2016

TADZABUR ALAM NEW SELO KABUPATEN BOYOLALI

makhluk hidup di dunia ini membutuhkan sebuah kebahagiaan, bahagia bisa diperoleh dari apa saja dan tidak hanya semata - mata diukur dengan banyak sedikitnya harta. bahagia bisa kita lakukan dengan berbagai hal, misalnya bertemu dengan teman - teman berkumpul dengan keluarga ataupun bisa dilakukan dengan berkunjung ke tempat wisata atau tempat yang membuat kita mendapatkan hal - hal yang baru
Tepatnya tanggal 20 November 2016 kami atas nama G2c mengadakan tadzabur alam ke "NEW SELO". Selo adalah nama tempat  yang tepatnya berada di lereng gunung merapi atau jalur pendakian dari boyolali.

perjalanan kami awali ketika sabtu malam kami mulai berangkat pukul 10.00 menuju boyolali untuk sejenak bermalam di teampat sahabat kami Ricky yang alhamdulillah sudah bertempat tinggal di boyolali..hal ini kita lakukan untuk mempermudah dan memperpendek jarak dan menyingkat waktu. dari boyolali kita mengambil jalur arah cepogo menuju selo dengan pemandangan yang subhanallah indahnya dengan kanan kiri gunung merbabu dan merapi dengan kelak kelok yang menanjak...jalanan ini tidak disrankan bagi para driver yang tidak punya nyali ataupun skill tinggi..he.he lebay dikit.... dengan perjalanan yang cukup memukau kita diberi pemandangan yang luar biasa yaitu dengan tanjakan terakhir yang benar benar nanjak hampir 80 derajat yang membuat banyak motor angkat roda.he.he kalo manusia kan kalau nyerah angkat tangan la kalau ini angkat rda..he.he
smpai di selo kita disuguhi pemandangan yang luar biasa bukit indah eh gunung...yang fenomenal yaitu merapi dan merbabu...kami di new selo kurang lebih satu jam dan kami kemudian turun dan pulang ke Semarang. meski singkat banyak hal dan pengalaman baru yang kita peroleh...trima kasih Allah engkau ciptakan bumi indonesia dengan sungguh luar biasa.








Sabtu, 17 September 2016

Assalamualaikum Wr Wb, Untuk membantu sedulur yang membutuhkan, saya tampilkan lagi doa nurbuat. Sebenarnya doa nurbuat (cahaya kenabian) atau ada juga yang menyebut hizib sulthon sudah pernah di share di blog ini. Tapi bagi para sedulur yang belum tahu saya bantu menampilkannya lagi berikut tata cara yang selama ini saya lakukan sebelum mengamalkan doa nurbuat/hizib sulthon. 1. Sholat Hajat 2 raka’at 2. Baca syahadat, sholawat, istighfar, hauqallah (masing 3x) tanpa nafas 2. Baca Surat, Al-Ikhlas, Al Falaq, An-nas dan Ayat Kursi (1X) 3. Tawasul – Rasulullah SAW – Khulaffar rasyidin (4 sahabat nabi) – Malaikat Muqorribin wa qorribin – Syech Abdul Qodir Al Jailani – Syech Majduddin Al Karmani – Man ajazani – Abi wa umi Kemudian baca doa nurbuat dibawah ini: ALLAHUMA DZIS SULTHAANIL ‘AZHIIMI WADZIL MANNIL QADIIMI WADZIL WAJHIL KARIIMI WAWALIYYIL KALIMAATIT TAAMMAATI WAD DA’AWAATIL MUSTAJAABAATI ‘AAQILIL HASANI WAL HUSAINI MIN ANFUSIL HAQQI AINIL QUDRATIHI WAN NAAZHIRIINA WA’AINI JINNI WAL INSI WAS SYAYAATHIIN WAIY YAKAADUL LADZIINA KAFARUU LAYUZLIQUUNAKA BI ABSHAARIHIM LAMMAA SAMI’UUDZ DZIKRA WAYAQUULUUNA INAAHUU LAMAJNUUNUW WAMAA HUWA ILLA DZIKRUL LIL’AALAMIIN, WAMUSTAJAABIL QUR-AANIL ‘AZHIIM, WAWARITSA SULAIMAANU DAAWUDA ‘ALAIHIMAS SALAAM, AL WADUUDU DZUL ‘ARSYIL MAJIID THAWWIL ‘UMRII WASHAHHIH JASADII WAQDHI HAAJATII WA AKTSIR AMWAALII WA-AULAADII WAHABIBNII LINN NAASI AJMA’IINA WATABAA’ADIL ‘ADAAWATA KULLAHAA MIM BANII AADAMA ‘ALAIHIS SALAAMU MAN KAANA HAYYAA, WAYYAHIQQAL QAULU ‘ALAL KAAFIRIINA INNAKA ‘ALAA KULLI SYAI-IN QADIIR SUBHAANA RABBIKA RABBIL ‘IZZATI ‘AMMAA YASHIFUUN WASALAAMUN ‘ALA MURSALIINA WAL HAMDU LILLAAHI RABBIL ‘ALAMIIN ARTINYA: Ya Allah, Yang memiliki kekuasaan yang besar, Yang memiliki anugrah yang terdahulu, Yang memiliki Dzat Yang Maha mulia, Yang menguasai kalimat-kalimat yang sempurna dan doa-doa yang mustajab, Penjamin Al Hassan dan Al Husain dari jiwa-jiwa yang hak, pandangan kekuasaan dan orang-orang yang melihat dan dari pandangan jin, manusia dan setan. Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, tatkala mereka mendengar Al-Qu’an dan mereka berkata “Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila”. Dan Al-Qur’an itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh umat. Dan wahai Yang memperkenankan melalui Al-Qur’an yang agung. Dan Sulaiman mewarisi Daud (Dia) Maha Pengasih, Yang memiliki Arasy yang mulia. Panjangkanlah usiaku, sehatkanlah tubuhku, tunaikanlah keperluanku dan perbanyaklah harta dan anak-anakku, jadikanlah aku orang yang disukai seluruh manusia, dan jauhkanlah diriku dari segala permusuhan anak Adam yang masih hidup. Dan pastilah ketetapan (azab) terhadap orang-orang kafir. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Maha Suci Tuhannmu, Tuhan Yang memiliki kebesaran, dari apa yang digambarkan oleh mereka (orang-orang kafir), dan kesejahteraan semoga terlimpahkan kepada para rasul, dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Kegunaan: untuk segala hajat dan keperluan. Paling baik amalkan setiap sholat fardhu lebih baik juga dibaca pada sholat sunat tahajud dan dhuha serta rajin melakukan puasa senin kemis. Amalan ini bisa juga dipakai buat membangkitkan tenaga dalam dan tameng ghaib. Baca surat-surat tersebut diatas masing 1x dengan cara menahan nafas diperut kemudian baca doa nurbuat setelah itu tiupkan kedua tangan dan sapukan keseluruh tubuh. Niatkan pada saat menyapukan buatlah pola seakan membentuk lingkaran yang melindungi tubuh. Masih banyak lagi manfaatnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu disini. Niatkan amalan ini dilakukan semata-mata ikhlas karena Allah bukan mau mencari kesaktian. Insya Allah kalau melakukannya secara ikhlas, tawadhu dan istiqomah karomah doa nurbuat ini akan bangkit. Setelah diamalkan paling tidak 40 hari coba test difoto aura Insya Allah ada aura yang memancar terang melindungi tubuh. Jadikan amalan ini bagian dalam wirid keseharian setelah sholat fardhu. Wassalamualaikum Wr Wb Tentang iklan-iklan ini

Selasa, 31 Mei 2016

Sang pemenang

Suatu hari, dua orang sahabat menghampiri sebuah lapak untuk membeli buku dan majalah. Penjualnya ternyata melayani dengan buruk. Mukanya pun cemberut. Orang pertama jelas jengkel menerima layanan seperti itu. Yang mengherankan, orang kedua tetap enjoy, bahkan bersikap sopan kepada penjual itu. Lantas orang pertama itu bertanya kepada sahabatnya, “Hei. Kenapa kamu bersikap sopan kepada penjual yang menyebalkan itu?”

Sahabatnya menjawab, “Lho, kenapa aku harus mengizinkan dia menentukan caraku dalam bertindak? Kitalah sang penentu atas kehidupan kita, bukan orang lain.”

“Tapi dia melayani kita dengan buruk sekali,” bantah orang pertama. Ia masih merasa jengkel.

“Ya, itu masalah dia. Dia mau bad mood, tidak sopan, melayani dengan buruk, dan lainnya, toh itu enggak ada kaitannya dengan kita. Kalau kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur dan mempengaruhi hidup kita. Padahal kitalah yang bertanggung jawab atas diri sendiri.”

Sahabat, Tindakan kita kerap dipengaruhi oleh tindakan orang lain kepada kita. Kalau mereka melakukan hal yang buruk, kita akan membalasnya dengan hal yang lebih buruk lagi. Kalau mereka tidak sopan, kita akan lebih tidak sopan lagi. Kalau orang lain pelit terhadap kita, kita yang semula pemurah tiba-tiba jadi sedemikian pelit kalau harus berurusan dengan orang itu.

Coba renungkan. Mengapa tindakan kita harus dipengaruhi oleh orang lain? Mengapa untuk berbuat baik saja, kita harus menunggu diperlakukan dengan baik oleh orang lain dulu? Jaga suasana hati. Jangan biarkan sikap buruk orang lain kepada kita menentukan cara kita bertindak! Pilih untuk tetap berbuat baik, sekalipun menerima hal yang tidak baik.

Sandaran masa depan

Alkisah, ada seorang anak yang bertanya pada ibunya, “Ibu, temanku tadi cerita kalau ibunya selalu membiarkan tangannya sendiri digigit nyamuk sampai nyamuk itu kenyang supaya ia tak menggigit temanku. Apa ibu juga akan berbuat yang sama?”

Sang ibu tertawa dan menjawab terus terang, “Tidak. Tapi, Ibu akan mengejar setiap nyamuk sepanjang malam supaya tidak sempat menggigit kamu atau keluarga kita.”

Mendengar jawaban itu, si anak tersenyum dan kembali meneruskan kegiatan bermainnya. Tak berapa lama kemudian, si anak kembali berpaling pada ibunya. Ternyata mendadak ia teringat sesuatu. “Terus Bu, aku waktu itu pernah dengar cerita ada ibu yang rela tidak makan supaya anak-anaknya bisa makan kenyang. Kalau ibu bagaimana?” Anak itu mengajukan pertanyaan yang hampir sama.

Kali ini sang Ibu menjawab dengan suara lebih tegas, “Ibu akan bekerja keras agar kita semua bisa makan sampai kenyang. Jadi, kamu tidak harus sulit menelan karena melihat ibumu menahan lapar.”

Si anak kembali tersenyum, dan lalu memeluk ibunya dengan penuh sayang. “Makasih, Ibu. Aku bisa selalu bersandar pada Ibu.”

Sembari mengusap-usap rambut anaknya, sang Ibu membalas, “Tidak, Nak! Tapi Ibu akan mendidikmu supaya bisa berdiri kokoh di atas kakimu sendiri, agar kamu nantinya tidak sampai jatuh tersungkur ketika Ibu sudah tidak ada lagi di sisimu. Karena tidak selamanya ibu bisa mendampingimu.”

Ada berapa banyak orangtua di antara kita yang sering kali merasa rela berkorban diri demi sang buah hati? Tidak sadarkah kita bahwa sikap seperti itu bisa menumpulkan mental pemberani si anak?

Jadi, adalah bijak bila semua orangtua tidak hanya menjadikan dirinya tempat bersandar bagi buah hati mereka, melainkan juga membuat sandaran itu tidak lagi diperlukan di kemudian hari. Adalah bijak jika para orangtua membentuk anak-anaknya sebagai pribadi mandiri kelak di saat orangtua itu sendiri tidak bisa lagi mendampingi anak-anaknya di dunia.

Sabtu, 06 Februari 2016

RAHASIA BAHAGIA

Seorang pria mendatangi Master, “Guru, saya bosan hidup. Rumah tangga berantakan. Usaha kacau. Saya ingin mati.”
Sang Master tersenyum, “Oh, kamu sakit. Dan penyakitmu pasti bisa sembuh.”
“Tidak Guru, tidak. Saya tidak ingin hidup,” tolak pria itu.

“Baiklah. Ambil racun ini. Minum setengah botol malam ini, sisanya besok sore jam 6. Jam 8 malam kau akan mati dgn tenang.”
Pria itu bingung. Setiap Master yg ia datangi selalu memberikannya semangat hidup. Tapi yg ini malah menawarkan racun.
Sampai di rumah, ia minum setengah botol racun. Ia memutuskan makan malam dgn keluarga di restoran Jepang yg sudah lama tak pernah ia lakukan. Utk meninggalkan kenangan manis, ia pun bersenda gurau dgn riang. Sebelum tidur, ia mencium istrinya dan berbisik, “Sayang, aku mencintaimu.”
Esoknya bangun tidur, ia membuka jendela kamar & melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda utk jalan pagi.
Pulang ke rumah, istrinya masih tidur. Ia pun membuat 2 cangkir kopi. Satu utk dirinya, satu utk istrinya.
Istrinya merasa aneh, “Sayang, apa yg terjadi? Selama ini, mungkin aku salah. Maafkan aku ya?”
Di kantor, ia menyapa setiap orang. Stafnya pun bingung, “Hari ini, Boss kita kok aneh ya?” Ia menjadi lebih toleran, apresiatif thd pendapat berbeda. Ia mulai menikmatinya.
Pulang jam 5 sore, ternyata istrinya menungguinya. Sang istri menciumnya, “Sayang, sekali lagi mohon maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkanmu.” Anak-anak pun berani bermanjaan kembali padanya.
Tiba-tiba, ia merasa hidup begitu indah. Ia mengurungkan niatnya utk bunuh diri. Tetapi bagaimana dgn racun yg sudah ia minum?
Bergegas ia mendatangi sang Master, “Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh. Bila kau hidup dgn kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan. Leburkan egomu. Bersyukurlah! Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan, jalan menuju ketenangan.

HARI JUM'AT

ahabat Hikmah…
Sebagai ummat Muslim, kita hendaknya mengetahui apa keutamaan hari Jumat dibandingkan dengan hari yang lain, dan apa yang hendaknya kita lakukan dan apa yang seharusnya tidak kita lakukan.
# Keutamaan hari Jumat adalah:
1)-Sebaik-baik hari
Sabda Nabi Shalallaahu ‘alaihi wa sallam : “Hari terbaik yang memancarkan sinar mataharinya ialah hari Jumaat. Padanya diciptakan Adam AS, padanya dimasukkan dia ke dalam syurga dan padanya dikeluarkan dia darinya. Dan tidak akan berlaku hari Kiamat kecuali pada hari Jumaat.” (Sahih Muslim: 854 )
2)-Hari Kiamat datang pada hari Jumat.
Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan, “Tidaklah makhluk melata kecuali pasti sangat cemas pada hari Jum’at sejak subuh tiba hingga matahari terbit, karena takut jika kiamat datang. Kecuali manusia dan jin.” (HR Ibnu Hibban).
3)-Pada hari Jumat ada saat dikabulkannya Do’a
Rasulullah saw bersabda: “Pada hari itu ada saat dimana tidaklah seorang hamba yg muslim berdoa sedang ia juga mendirikan shalat,lalu ia memohon kepada Allah sesuatu,kecuali ia akan diberi.” (Hr. Bukhori)
4)-Hari pengampunan Dosa
Rasulullah saw bersabda, ” Dari shalat sampai shalat pada shalat 5 waktu dan Jum’at sampai Jum’at,dari ramadhan sampai ramadhan berikutnya adalah penebus dosa dosa diantaranya jika pada masa itu dosa dosa besar dijauhi.” ( HR. Muslim ). Atau dalam riwayat lain Rasulullah menjelaskan, “Barangsiapa berwudlu dengan baik, kemudian mendatangi Jum’at lalu mendengarkan dan diam,diampuni dosanya antara Jum’at itu dengan Jum’at sebelumnya,dan ditambah 3 hari.” ( HR.Muslim ).
# Yang Hendaknya kita lakukan pada hari Jumat adalah:
1)-Mandi dan berwangi-wangian (bagi lelaki saja).
Rasulullah Shalallaahu ‘alaihi wa sallam berkata: “Mandi pada hari Jumaat itu wajib bagi setiap orang yang sudah baligh. Hendaklah dia menggosok gigi dan memakai wewangian jika mempunyainya.” (Shahih, al-Bukhari:880, Muslim:846). Mandi Jumat ini diwajibkan bagi setiap muslim pria yang telah baligh, tetapi tidak wajib bagi anak-anak, wanita, orang sakit dan musafir. Sedangkan waktunya adalah sebelum berangkat sholat Jumat. Adapun tata cara mandi Jumat ini seperti halnya mandi janabah biasa. Rasulullah bersabda yang artinya, “Barang siapa mandi Jumat seperti mandi janabah.” (HR. Bukhari dan Muslim)
2)-Memperbanyak shalawat kepada Rasulullah Shalallaahu ‘alaihi wa sallam.
Nabi Shalallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya sebaik-baik hari ialah hari Jumaat, maka perbanyakkanlah shalawat ke atas ku pada hari tersebut. Sesungguhnya shalawat kalian akan diperlihatkan kepadaku.” (Shahih, Abu Daud:1047, dishahihkan oleh al-Arnaouth)
3)-Memperbanyak berdoa terutama diakhir waktu ashar.
Rasulullaah Shalallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Pada hari Jumaat terdapat dua belas jam, pada waktu itu tidaklah seorang hamba Muslim memohon sesuatu kepada Allah melainkan Dia akan mengabulkannya. Oleh karena itu, carilah ia diakhir waktu setelah shalat ashar.” (Shahih Abu Daud: 1048, di shahihkan oleh al-Hakim, adz-Dzahabi, an-Nawawi dan al-Albani)
4)-Membaca surah al-Kahfi.
Rasulullah Shalallaahu ‘alaihi wa sallam berkata: “Barang siapa yang membaca surah al-Kahfi pada hari Jumaat, dia akan disinari cahaya di antara dua Jumaat.” (Shahih, al-Hakim:3392, dishahihkan oleh al-Albani)
5)-Bersegera dengan berjalan kaki ke masjid.
Kata Nabi Shalallaahu ‘alaihi wa sallam: “Barang siapa yang mandi pada hari Jumaat (seperti mandi janabat), kemudian bersegera dengan berjalan kaki, tidak menaiki kenderaan, dan mendatangi imam lalu mendengar (khutbah) dan tidak bermain-main, maka adalah baginya setiap langkah (bersamaan) amalan puasa dan solat selama setahun.” (Shahih Sunan Abi Daud: 345, al-Albani menshahihkannya)
6)-Memenuhi shaf terdepan.
Kata Nabi Shalallaahu ‘alaihi wa sallam: “Jika kalian atau mereka mengetahui apa yang terdapat dihadapan shaf paling depan, nescaya akan dilakukan undian. [untuk mendapatkan shaf terdepan]” (Shahih, Muslim:439)
7)-Sholat tahiyyatul masjid apabila tiba di masjid, walaupun imam sedang berkhutbah.
Nabi Shalallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “ Jika salah seorang dari kalian tiba (di masjid) pada hari Jumaat dan imam sedang berkhutbah, maka solatlah dua rakaat dan ringkaskanlah shalat tersebut.” (Shahih, Muslim:875)
8)-Sholat Sunnah Setelah Sholat Jumat
Rasulullah Shalallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Apabila kalian telah selesai mengerjakan sholat Jumat, maka sholatlah empat rakaat.” Amr menambahkan dalam riwayatnya dari jalan Ibnu Idris, bahwa Suhail berkata, “Apabila engkau tergesa-gesa karena sesuatu, maka sholatlah dua rakaat di masjid dan dua rakaat apabila engkau pulang.” (HR. Muslim, Tirmidzi)
# Yang seharusnya tidak kita lakukan pada hari Jumat adalah:
1)-Datang terlambat ke masjid.
Kata Rasulullah Shalallaahu ‘alaihi wa sallam: “Pada hari Jumaat para malaikat duduk di pintu-pintu masjid, bersama mereka lembaran-lembaran catatan. Mereka mencatat (orang-orang yang datang shalat), apabila imam telah keluar (untuk memberi khutbah), maka lembaran-lembaran itu ditutup.” (Hadits Hasan, Ahmad:21756, dinilai Hasan oleh al-Albani)
2)-Membaca al-Quran atau memasang rakaman bacaan al-Quran dengan kuat.
Kata Nabi Shalallaahu ‘alaihi wa sallam: “Ketahuilah sesungguhnya kalian semua bermunajat kepada Tuhan. Oleh karena itu, janganlah sebahagian kalian mengganggu sebahagian yang lainnya, dan janganlah sebahagian mengangkat suara atas yang lainnya dalam membaca al-Quran”, atau baginda berkata “di dalam solat.” (Shahih, Abu Daud:1332, dishahihkah oleh Ibn Abdil Barr dan al-Albani)
3)-Bermain tasbih, bersiwak dan lain-lain ketika mendengar khutbah.
Nabi Shalallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa memegang batu kerikil [ketika khutbah], maka dia telah berbuat hal yang sia-sia.” (Shahih, Muslim:857)
4)-Masih melakukan urusan keduniaan apabila adzan telah berkumandang.
Firman Allah subhanhu wa ta’ala : “Wahai orang-orang Yang beriman! apabila diserukan azan untuk mengerjakan sembahyang pada hari Jumaat, maka segeralah kamu pergi (ke masjid) untuk mengingati Allah dan tinggalkanlah berjual-beli (pada saat itu); Yang demikian adalah baik bagi kamu, jika kamu mengetahui ” (Surah al-Jumuah:9)
5)-Bercakap ketika sedang ada khutbah.
Rasulullah Shalallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Jika engkau berkata kepada teman engkau “Diam” pada hari Jumaat dan imam sedang berkhutbah, maka engkau telah membuat sesuatu yang sia-sia.” (Sahih,al-Bukhari:934, Muslim:851)
6)- Bersandar ke dinding dan tidak menghadap khatib.
Kata Ibn Mas’ud r.a: “Jika Rasulullah SAW sudah berdiri tegak di atas mimbar, maka kami menghadapkan wajah kami ke arah beliau.” (Hasan, at-Tirmizi:509, disahihkan oleh al-Albani)
7)-Duduk dengan Memeluk Lutut Ketika Khatib Berkhotbah
“Sahl bin Mu’ad bin Anas mengatakan bahwa Rasulullah melarang Al Habwah (duduk sambil memegang lutut) pada saat sholat Jumat ketika imam sedang berkhotbah.” (Hasan. HR. Abu Dawud, Tirmidzi)

DOA RABITHAH

Ya Allah…
Sesungghunya Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini…
Telah berhimpun dalam cinta padaMu,
Telah berjumpa dalam taat padaMu,
Telah bersatu dalam dakwah padaMu,
Telah berpadu dalam membela syari’atMu…
Maka kukuhkanlah IKATANnya.
Kekalkanlah CINTAnya.
Tunjukilah JALAN-JALANnya.
Penuhilah HATIi-HATI ini dengan NUR cahayaMu yang tiada pernah pudar.
Lapangkanlah DADA-DADA kami dengan limpahan keIMANan kepadaMu
dan keindahan berTAWAKKAL kepadaMu.
Nyalakanlah HATI kami dengan berMA’RIFAT  kepadaMu.
MATIkanlah kami dalam SYAHID di jalanMu.
Sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.
Sampaikanlah kesejahteraan, ya Allah, pada junjungan kami  Muhammad,
keluarga dan sahabat-sahabatnya dan limpahkanlah kepada mereka keselamatan.
Amiin…