Syeh Abdul Qodir Al Jailani atau lengkanya Sayyid Abu Muhammad Abdul Qadir Al Jailani lahir di Persia, provinsi Jilan pada tahun 1077 M. Ayahnya masih memiliki hubungan darah langsung dengan Rasulalloh SAW, garis keturunannya masih bersambung dengan Al Hasan putra Fatimah, putri Rasulalloh SAW.
Beliau merupakan salah satu Wali Alloh yang termashur karomahnya. Sejarah perjalanan hidup dan keistimewaan-keistimewaan beliau telah dituangkan dalam manakib-manakib dan menjadi pelajaran hidup bagi seluruh umat muslin di setiap penjuru dunia. Beliau begitu kental bergelut dalam kesunyian duniawi. Beliau gemar merenangi lautan ilmu pengetahuan dan beliau teramat dimabuk cinta kepada Alloh SWT. Hampir setiap malam beliau mengkhatamkan Al Quran, setiap ba’da Magrib dan Isya beliau makan bersama para pengemis dan orang-orang papa. Oleh kalangan sufi beliau dianggap sebagai salah satu sumber mata air dalam pencarian hakekat hidup. Melalui ajaran-ajarannya beliau telah mewariskan pengetahuan dan pemahaman kepada umat Islam di seluruh penjuru dunia mengenai hidup, kasih sayang, dan pengenalan kepada Alloh SWT.
Tingkat kejujuran dan ahlak beliau tak perlu diragukan lagi. Dikisahkan; suatu hari beliau dirampok saat melakukan perjalanan menuju Baghdad. Sewaktu kepala perampok bertanya apakah ia memiliki harta benda, dengan polosnya dan tak pernah merasa gentar beliau menjawab “Saya memiliki empat puluh kepng mata uang emas. silahkan kalian ambil semuanya”. Kepala perampok terheran-heran mendengar jawaban tersebut. Ketika beliau ditanya kenapa ia begitu jujur, maka beliau pun menjawab “Ibu saya pernah berpesan agar tidak berbohong walaupun dalam keadaan terancam sekalipun” Tergerak oleh kejujuran Syeh Abdul Qodir Al Jailani, maka para perampok itu akhirnya masuk Islam dan memulai hidup dengan memegang prinsip kejujuran.
Sebuah pelajaran hidup bagi kita semua bahwa dalam kondisi apa pun; dalam keadaan dan situasi bagaimana pun; kejujuran harus terus hidup dalam hati kita. Rosulalloh SAW bersabda : “Empat hal yang apabila keempat hal tersebut terdapat dalam diri seseorang, maka dia adalah golongan orang munafik meskipun dia berpuasa dan melaksanakan solat dan sekalipun dia menyangka kalau dirinya orang yang beriman. Mereka adalah orang yang apabila berbicara, ia berdusta; Apabila berjanji mengingkari; Apabila dipercaya dia berkhianat; dan apabila berseteru ia berlaku curang (keji).Sedangkan Alloh SWT berfirman dalam Q.S. Ash Shaff Ayat 2 dan 3 : “(2) Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu lakukan. (3) Alloh membenci sekali kamu mengatakan hal-hal yang tidak kamu lakukan.”
Rabu, 30 Maret 2011
Minggu, 27 Maret 2011
Usaha (Riyadhah 40 hari)
Ustadz Yusuf Mansur
Lagi susah? Punya hajat? Coba ngebut di Riyadhah 40 hari… Sekalian jadi upaya tolak bala dan bencana buat negeri kita…
* 40 hari jaga berjamaah, di masjid, tanpa ketinggalan takbir pertama imam. Bila Anda adalah perempuan, minta izin sama suami, atau jalan sama muhrim. Kalo ga aman, jangan. Ga apa-apa di rumah. Tapi standby sebelom azan.
* 40 hari jaga dhuha dan shalat malam. 40 hari jaga qobliyah ba’diyah.
* 40 hari jaga senen kamis, syukur-syukur bisa puasa daud, sehari puasa sehari engga.
* 40 hari baca waaqi’ah saban habis shubuh dan habis ashar, yaasiin saban habis isya, dan al mulk saban jelang tidur. Di antara itu, khatamin Qur’an. Ga usah 40 hari khatam. Yang penting ada usaha ngatamin.
* Awali dengan sedekah yang besar, yang bernilai, yang sebelomnya susah untuk dikeluarkan. Yang beda lah pokoknya.
* 40 hari baca laa hawla walaa quwwata illaa billaah 300x, bebas jamnya, pokoknya 300x. Istighfar harian 100x, shalawat 100x.
* Tetap kerja, tetap dagang, tetap belajar, tetap beraktifitas seperti biasa. Hanya jadiin ibadah, dengan awal baca bismillah dan selesainya baca alhamdulillah.
* Saban habis shalat, baik yang wajib dan sunnah, berdoa. Doa masing-masing. Boleh bahasa indonesia.
UDAH BANYAK “ALUMNI” RIYADHAH YANG BERHASIL. Buktiin aja. Sebar dah informasi ini ya. Supaya amalan orang JADI MILIK ANDA.
Salam, Yusuf Mansur.
Sebuah Prioritas
Apakah Prioritas Hidup Kita
December 26, 2010 by Rony Lesmana
Sharing dari teman

Cerita ini sangat indah, mohon sempatkan untuk membaca…
saya ambil dari buku dan rekan di internet yaitu mas roni lesmana
Seorang professor berdiri di depan kelas filsafat.
Saat kelas dimulai, dia mengambil toples kosong dan mengisi dengan
bola-bola golf.
Kemudian ia kembali bertanya kepada murid-muridnya, “Apakah toples sudah
penuh?”
“Ya!” Dan murid-muridnya pun kembali menyetujui hal itu.
Kemudian ia menuangkan batu koral ke dalam toples dan mengguncangnya
dengan ringan. Batu-batu koral mengisi tempat yang kosong di antara
bola-bola golf.
Kemudian dia bertanya kepada murid-muridnya, “Apakah toples ini sudah
penuh?” Dan murid-muridnya pun menjawab,”Ya!”
Selanjutnya dia menabur pasir ke dalam toples dan mengguncangnya ringan.
Tentu saja pasir menutupi semua celah yang tersisa. Profesor sekali lagi
bertanya,”Apakah toples sudah penuh?” Dan .murid-murid menjawab dengan
mantap,”Yes…!!”
Kemudian dia menuangkan dua cangkir kopi ke dalam toples, dan secara
efektif mengisi ruangan kosong di antara pasir. Para murid tertawa.
“Sekarang.. saya ingin kalian memahami bahwa toples ini mewakili
kehidupan kalian. Bola-bola golf adalah hal yang penting :Tuhan,
keluarga, anak-anak, kesehatan. Jika yang lain hilang dan hanya tinggal
mereka, maka hidupmu masih tetap penuh.”
“Batu-batu koral adalah hal-hal lain,” lanjutnya,”Seperti pekerjaanmu,
rumah dan mobil.”
“Pasir adalah hal-hal yang sepele. Jika kalian pertama kali memasukkan
pasir ke dalam toples, maka tidak akan tersisa ruangan untuk batu-batu
koral ataupun untuk bola-bola golf. Hal yang sama akan terjadi dalam
hidup kalian. Jika kalian menghabiskan energi untuk hal-hal yang sepele,
kalian tidak akan mempunyai ruang untuk hal-hak yang penting buat kalian.”
“Jadi, beri perhatian untuk hal-hal yang penting untuk kebahagiaanmu.
Bermainlah dengan anak-anakmu. Luangkan waktu untuk check up kesehatan.
Ajak pasanganmu untuk keluar makan malam”
“Berikan perhatian terlebih dahulu kpd bola-bola golf. Hal-hal yang
benar-benar penting. Atur prioritasmu. Baru yang terakhir, urus pasirnya.”
Salah satu murid mengangkat tangan dan bertanya, “Kopi mewakili apa?”
Profesor tersenyum, “Saya senang kamu bertanya. Itu untuk menunjukkan
kepada kalian, sekalipun hidupmu tampak sudah sangat penuh, tetap selalu
tersedia tempat untuk secangkir kopi bersama sahabat.

Cerita ini sangat indah, mohon sempatkan untuk membaca…
saya ambil dari buku dan rekan di internet yaitu mas roni lesmana
Seorang professor berdiri di depan kelas filsafat.
Saat kelas dimulai, dia mengambil toples kosong dan mengisi dengan
bola-bola golf.
Kemudian ia kembali bertanya kepada murid-muridnya, “Apakah toples sudah
penuh?”
“Ya!” Dan murid-muridnya pun kembali menyetujui hal itu.
Kemudian ia menuangkan batu koral ke dalam toples dan mengguncangnya
dengan ringan. Batu-batu koral mengisi tempat yang kosong di antara
bola-bola golf.
Kemudian dia bertanya kepada murid-muridnya, “Apakah toples ini sudah
penuh?” Dan murid-muridnya pun menjawab,”Ya!”
Selanjutnya dia menabur pasir ke dalam toples dan mengguncangnya ringan.
Tentu saja pasir menutupi semua celah yang tersisa. Profesor sekali lagi
bertanya,”Apakah toples sudah penuh?” Dan .murid-murid menjawab dengan
mantap,”Yes…!!”
Kemudian dia menuangkan dua cangkir kopi ke dalam toples, dan secara
efektif mengisi ruangan kosong di antara pasir. Para murid tertawa.
“Sekarang.. saya ingin kalian memahami bahwa toples ini mewakili
kehidupan kalian. Bola-bola golf adalah hal yang penting :Tuhan,
keluarga, anak-anak, kesehatan. Jika yang lain hilang dan hanya tinggal
mereka, maka hidupmu masih tetap penuh.”
“Batu-batu koral adalah hal-hal lain,” lanjutnya,”Seperti pekerjaanmu,
rumah dan mobil.”
“Pasir adalah hal-hal yang sepele. Jika kalian pertama kali memasukkan
pasir ke dalam toples, maka tidak akan tersisa ruangan untuk batu-batu
koral ataupun untuk bola-bola golf. Hal yang sama akan terjadi dalam
hidup kalian. Jika kalian menghabiskan energi untuk hal-hal yang sepele,
kalian tidak akan mempunyai ruang untuk hal-hak yang penting buat kalian.”
“Jadi, beri perhatian untuk hal-hal yang penting untuk kebahagiaanmu.
Bermainlah dengan anak-anakmu. Luangkan waktu untuk check up kesehatan.
Ajak pasanganmu untuk keluar makan malam”
“Berikan perhatian terlebih dahulu kpd bola-bola golf. Hal-hal yang
benar-benar penting. Atur prioritasmu. Baru yang terakhir, urus pasirnya.”
Salah satu murid mengangkat tangan dan bertanya, “Kopi mewakili apa?”
Profesor tersenyum, “Saya senang kamu bertanya. Itu untuk menunjukkan
kepada kalian, sekalipun hidupmu tampak sudah sangat penuh, tetap selalu
tersedia tempat untuk secangkir kopi bersama sahabat.
Minggu, 20 Februari 2011
KARAKTER MANUSIA INDONESIA dan ciri manusia karakter berdasarkan FB
Seperti apakah karakter manusia Indonesia ? Apakah ada yg bisa menjawab ?
Mochtar Lubis pernah mencoba menjawab pertanyaan ini 33 tahun yang lalu, rumusan Lubis kemudian dibukukan dengan judul "Manusia Indonesia"
Dalam bukunya, Lubis menyebutkan ada enam ciri karakter manusia Indonesia yaitu: 1. hipokritis alias munafik, 2. segan bertanggung-jawab, 3. berjiwa feodal, 4. percaya takhayul, 5. artistik, 6. watak lemah, karakter kurang kuat.
Anda mungkin akan kecewa pada Lubis karena dari 6 penilaiannya, mayoritas bersifat negatif. Saya sendiri tidak terlalu kecewa atau "kurang senang" atas penilaian Lubis. Siapapun boleh saja melakukan hal seperti itu. Penilaian itu juga belum tentu valid dan menggambarkan mayoritas manusia Indonesia.
Ijinkanlah saya juga membuat penilaian atas manusia Indonesia, dari hasil pengamatan saya selama ini. Supaya tidak terlalu luas, saya batasi hanya terhadap para penyelenggara negara seperti anggota DPR, polisi, pejabat pemerintah, tentara dsb. Dari batasan tersebut jelas tidak termasuk para buruh, rakyat miskin, rakyat di pelosok pedalaman, para karyawan, pengusaha dsb.
Tidak jauh-jauh saya coba berangkat dari tulisan Mochtar Lubis, ternyata selain 6 ciri yg sdh disebutkan di atas, Lubis masih menyebutkan ciri-ciri lainnya. Saya meng-kombinasikan apa yg dikatakan Lubis dengan pendapat saya sendiri.
Pertama: manusia Indonesia cenderung boros, lebih suka rumah mewah, mobil mewah, pesta besar, barang luar negeri dsb. Saya kira ini cocok sekali dengan fakta yg kita lihat saat ini, bagaimana para menteri disediakan mobil Toyota Crown Royal Saloon seharga Rp 1,2 Milyar. Gubernur Kalimantan Timur dan Wakilnya menggunakan mobil dinas Toyota Land Cruiser VXV8 seharga total Rp 5,6 Milyar. Dua kasus yg saya sebutkan hanya contoh sebagai pembukaan, tentu di luar hal tersebut masih ada ratusan atau ribuan contoh lainnya.
Kedua: mau cepat kaya tanpa berusaha keras. Ini ciri yg sangat menonjol kita lihat pada para penyelenggara negara. Indikasi paling mudah adalah Indonesia sebagai salah satu negara paling korup di dunia. Sedemikian korupnya sehingga korupsi terjadi hampir di semua lini dari yang paling atas sampai paling bawah. Mulai dari membuat KTP, mengurus paspor, mengurus ijin usaha, sampai proses pengadilan tidak ada yg lepas dari korupsi. Sedemikian korupnya sampai-sampai Badan Antikorupsi seperti KPK bahkan mau diberangus.
Ketiga: ciri ketiga manusia Indonesia adalah berpikir pendek, tidak punya visi jauh ke depan. Hal ini terkait erat dengan dua ciri di atas, mau cepat kaya supaya bisa hidup mewah dan boros, tapi di lain pihak tidak mau bekerja keras. Jadilah berpikiran pendek dan tidak punya visi. Saya ingin beri contoh, khususnya terkait pengembangan benih padi hibrida. Indonesia tidak mau mengembangkan benih padi hibrida, karena lebih senang jalan pintas yaitu membeli benih dari China. Dalam jangka panjang pola seperti ini jelas tidak ada manfaatnya, karena menyebabkan ketergantungan kita pada China. Hal ini bisa terjadi karena tidak adanya visi tentang masa depan. Tentu selain contoh ini Anda bisa mendapatkan ribuan contoh lainnya.
Keempat: yang terakhir ini bisa dikatakan menjadi rangkuman atas tiga ciri sebelumnya: karena ingin mewah dan boros, jadi perlu banyak uang alias harus cepat kaya tanpa usaha, hal ini membuat manusia Indonesia jadi berpikir pendek dan tidak punya visi. Apabila ketiga hal ini terpenuhi jadilah manusia Indonesia makhluk yg bodoh. Anda bisa melihat sendiri bagaimana Indonesia yang kaya raya dengan hasil tambang emas, minyak, tembaga, kaya dengan tanah yang subur dan hasil bumi, kaya dengan budaya yang beragam, kaya dengan hutan raya berikut flora faunanya. Saat ini menjadi bangsa yg terpuruk, terjerat hutang, bergantung pada negara lain, dilecehkan oleh negara tetangga. Hal itu hanya bisa terjadi kalau manusia Indonesia itu bodoh.
ernyata Manusia tidak hanya bisa diketahui karakternya melalui psikotes, tetapi ada cara baru untuk mendeteksi tipe karakter manusia, yaitu dengan cara melihat dari status Facebook. Ada beberapa Macam tipe Manusia dilihat dari statusnya.
1. Manusia Super Update
Kapanpun dan di manapun selalu update status. Statusnya tidak terlalu panjang tapi terlihat bikin risih, karena hal-hal yang tidak terlalu penting juga dipublikasikan.
Contoh : “Lagi makan di restoran A..”, “Dalam perjalanan menujuneraka..”, “Saatnya baca koran..”, dan sebagainya.
2. Manusia Melankolis
Biasanya selalu curhat di status. Entah karena ingin banyak diberi komentar dari teman-temannya atau hanya sekedar menuangkan unek-uneknya ke facebook. Biasanya orang tipe ini menceritakan kisahnya dan terkadang menanyakan solusi yang terbaik kepada yang lain.
Contoh : “Kamu sakitin aku..lebih baik aku cari yang lain..”, “Cuma kamu yang terbaik buat aku..terima kasih kamu sudah sayang ama aku selama ini..”.
3. Manusia Tukang Ngeluh
Pagi, siang, malem, semuanya selalu ada aja yang dikeluhkan.
Contoh : ” Jakarta maceeet..!! Panas pula..”, “Aaaargh ujan, padahal baru nyuci mobil..sialan. .!!”, “Males ngapa2in.. cape hati gara2 si do’ i..”, dsb.
4. Manusia Sombong
Mungkin beberapa dari mereka ga berniat menyombongkan diri, tapi terkadang orang yang melihatnya, yang notabene tidak bisa seberuntung dia, merasa kalo statusnya itu kelewat sombong, dan malah bikin sebel.
Contoh : “Otw ke Paris ..!!”, “BMW ku sayang, saatnya kamu mandi..aku mandiin ya sayang..”, “Duh, murah-murah banget belanja di Singapur, bow,”
5. Manusia Puitis
Dari judulnya udah jelas. Status nya selalu diisi dengan kata-kata mutiara, tapi ga jelas apa maksudnya. Bikin kita terharu? Bikin kita sadar atas pesan tersembunyinya? atau cuma sekedar memancing komentar? Sampai saat ini, tipe orang seperti ini masih dipertanyakan.
Contoh : “Kita masing-masing adalah malaikat bersayap satu. Dan hanya bisa terbang bila saling berpelukan”, “Mencintai dan dicintai adalah seperti merasakan sinar matahari dari kedua sisi”, “Jika kau hidup sampai seratus tahun, aku ingin hidup seratus tahun kurang sehari, agar aku tidak pernah hidup tanpamu”.
6. Manusia in English
Tipe manusianya bisa seperti apa saja, apakah melankolis, puitis, sombong dan sebagainya. Tapi dia berusaha lebih keren dengan mengatakannya dalam bahasa Inggwis gicyu Low..
Contoh : “Tie and Chair..”, “I can tooth, you Pink sun..” dsb..
7. Manusia Lebay
Updatenya selalu bertema ‘gaul’ dengan menggunakan bahasa dewa.. ejaan yang dilebaykan..
Contoh..” met moulnin all.. pagiiieh yg cewrah… xixiixi” << lol~
8. Manusia Terobsesi
Mengharap tapi ga kesampaian.. pengen jd artis ga dapat-dapat.
Contoh : “duwh… sesi pemotretan lagi! cape…”
9. Manusia Sok Tau
Sotoy tenarnya. Padahal dia sendiri tidak tahu apa yang ditulisnya.
Contoh : “Pemerintah selalu memanjakan rakyatnya.. bla..bla…bla,”
10. Bioskop Mania
Update film yang abis ditonton dan kasih comment..
Contoh : “ICE AGE 3..Recomended! !”, “Transformers 2 mantab euy..”
11. Manusia pedagang
Contoh: “jual sepatu bla bla bla”
12. Manusia penyuluh masyarakat
Contoh: “jangan lupa dateng ke TPS, 5 menit utk 5 tahun bla..bla”
13. Manusia Alay
Ada berbagai macam versi, dari tulisannya yang aneh, atau tulisannya biasa aja, hanya saja kosakata nya ga lazim seperti bahasa alien.
Contoh:Alay 1 : “DucH Gw4 5aYan9 b6t s4ma Lo..7aNgaN tin69aL!n akYu ya B3!bh..!!”
Alay 2 : “km mugh kog gag pernach ngabwarin aq lagee seech? kmuw maseeh saiangs sama aq gag seech sebenernywa? ”
Alay 3 : “Ouh mY 9oD..!! kYknY4w c gW k3ReNz 48ee5h d3ch..!!”(Khusus buat tipe ini, ga usah di baca juga gpp..saya pribadi juga mikirdulu buat nulis ini, walaupun jadinya kurang mirip sama yg aslinya..)
14. Tipe Hidden Message
Tipe ini biasanya tidak to the point, tapi tentunya punya niat biar orang yg dituju membaca nya. (bagus kalo baca..kalo ngga? kelamaan nunggu) padahal kan bisa langsung aja sms ya..
Contoh : “For you my M***, I can’ t live without you..you are my bla bla bla..”,”Heh, cewe bajingan..ngapain lo deket2in co gw?! kyk ga laku aja lo..” (padahal ce tersebut tidak ada dalam jaringannya. . mana bisa baca…)
15. Tipe Misterius
Tipe yang biasanya bikin banyak orang bertanya tanya atas apa maksud dari status orang tersebut..Biasanya dalam suatu kalimat membutuhkanSubjek + Predikat + Objek + Keterangan. Tapi orang tipe ini mungkinhanya mengambil beberapa atau malah hanya 1 saja..Dan pastinyamengundang kontroversi.
Contoh : “Sudahlah..” , “Telah berakhir..” (apanya??),”Termenung.. .” (so what gitu, loh)
Mochtar Lubis pernah mencoba menjawab pertanyaan ini 33 tahun yang lalu, rumusan Lubis kemudian dibukukan dengan judul "Manusia Indonesia"
Dalam bukunya, Lubis menyebutkan ada enam ciri karakter manusia Indonesia yaitu: 1. hipokritis alias munafik, 2. segan bertanggung-jawab, 3. berjiwa feodal, 4. percaya takhayul, 5. artistik, 6. watak lemah, karakter kurang kuat.
Anda mungkin akan kecewa pada Lubis karena dari 6 penilaiannya, mayoritas bersifat negatif. Saya sendiri tidak terlalu kecewa atau "kurang senang" atas penilaian Lubis. Siapapun boleh saja melakukan hal seperti itu. Penilaian itu juga belum tentu valid dan menggambarkan mayoritas manusia Indonesia.
Ijinkanlah saya juga membuat penilaian atas manusia Indonesia, dari hasil pengamatan saya selama ini. Supaya tidak terlalu luas, saya batasi hanya terhadap para penyelenggara negara seperti anggota DPR, polisi, pejabat pemerintah, tentara dsb. Dari batasan tersebut jelas tidak termasuk para buruh, rakyat miskin, rakyat di pelosok pedalaman, para karyawan, pengusaha dsb.
Tidak jauh-jauh saya coba berangkat dari tulisan Mochtar Lubis, ternyata selain 6 ciri yg sdh disebutkan di atas, Lubis masih menyebutkan ciri-ciri lainnya. Saya meng-kombinasikan apa yg dikatakan Lubis dengan pendapat saya sendiri.
Pertama: manusia Indonesia cenderung boros, lebih suka rumah mewah, mobil mewah, pesta besar, barang luar negeri dsb. Saya kira ini cocok sekali dengan fakta yg kita lihat saat ini, bagaimana para menteri disediakan mobil Toyota Crown Royal Saloon seharga Rp 1,2 Milyar. Gubernur Kalimantan Timur dan Wakilnya menggunakan mobil dinas Toyota Land Cruiser VXV8 seharga total Rp 5,6 Milyar. Dua kasus yg saya sebutkan hanya contoh sebagai pembukaan, tentu di luar hal tersebut masih ada ratusan atau ribuan contoh lainnya.
Kedua: mau cepat kaya tanpa berusaha keras. Ini ciri yg sangat menonjol kita lihat pada para penyelenggara negara. Indikasi paling mudah adalah Indonesia sebagai salah satu negara paling korup di dunia. Sedemikian korupnya sehingga korupsi terjadi hampir di semua lini dari yang paling atas sampai paling bawah. Mulai dari membuat KTP, mengurus paspor, mengurus ijin usaha, sampai proses pengadilan tidak ada yg lepas dari korupsi. Sedemikian korupnya sampai-sampai Badan Antikorupsi seperti KPK bahkan mau diberangus.
Ketiga: ciri ketiga manusia Indonesia adalah berpikir pendek, tidak punya visi jauh ke depan. Hal ini terkait erat dengan dua ciri di atas, mau cepat kaya supaya bisa hidup mewah dan boros, tapi di lain pihak tidak mau bekerja keras. Jadilah berpikiran pendek dan tidak punya visi. Saya ingin beri contoh, khususnya terkait pengembangan benih padi hibrida. Indonesia tidak mau mengembangkan benih padi hibrida, karena lebih senang jalan pintas yaitu membeli benih dari China. Dalam jangka panjang pola seperti ini jelas tidak ada manfaatnya, karena menyebabkan ketergantungan kita pada China. Hal ini bisa terjadi karena tidak adanya visi tentang masa depan. Tentu selain contoh ini Anda bisa mendapatkan ribuan contoh lainnya.
Keempat: yang terakhir ini bisa dikatakan menjadi rangkuman atas tiga ciri sebelumnya: karena ingin mewah dan boros, jadi perlu banyak uang alias harus cepat kaya tanpa usaha, hal ini membuat manusia Indonesia jadi berpikir pendek dan tidak punya visi. Apabila ketiga hal ini terpenuhi jadilah manusia Indonesia makhluk yg bodoh. Anda bisa melihat sendiri bagaimana Indonesia yang kaya raya dengan hasil tambang emas, minyak, tembaga, kaya dengan tanah yang subur dan hasil bumi, kaya dengan budaya yang beragam, kaya dengan hutan raya berikut flora faunanya. Saat ini menjadi bangsa yg terpuruk, terjerat hutang, bergantung pada negara lain, dilecehkan oleh negara tetangga. Hal itu hanya bisa terjadi kalau manusia Indonesia itu bodoh.
ernyata Manusia tidak hanya bisa diketahui karakternya melalui psikotes, tetapi ada cara baru untuk mendeteksi tipe karakter manusia, yaitu dengan cara melihat dari status Facebook. Ada beberapa Macam tipe Manusia dilihat dari statusnya.
1. Manusia Super Update
Kapanpun dan di manapun selalu update status. Statusnya tidak terlalu panjang tapi terlihat bikin risih, karena hal-hal yang tidak terlalu penting juga dipublikasikan.
Contoh : “Lagi makan di restoran A..”, “Dalam perjalanan menujuneraka..”, “Saatnya baca koran..”, dan sebagainya.
2. Manusia Melankolis
Biasanya selalu curhat di status. Entah karena ingin banyak diberi komentar dari teman-temannya atau hanya sekedar menuangkan unek-uneknya ke facebook. Biasanya orang tipe ini menceritakan kisahnya dan terkadang menanyakan solusi yang terbaik kepada yang lain.
Contoh : “Kamu sakitin aku..lebih baik aku cari yang lain..”, “Cuma kamu yang terbaik buat aku..terima kasih kamu sudah sayang ama aku selama ini..”.
3. Manusia Tukang Ngeluh
Pagi, siang, malem, semuanya selalu ada aja yang dikeluhkan.
Contoh : ” Jakarta maceeet..!! Panas pula..”, “Aaaargh ujan, padahal baru nyuci mobil..sialan. .!!”, “Males ngapa2in.. cape hati gara2 si do’ i..”, dsb.
4. Manusia Sombong
Mungkin beberapa dari mereka ga berniat menyombongkan diri, tapi terkadang orang yang melihatnya, yang notabene tidak bisa seberuntung dia, merasa kalo statusnya itu kelewat sombong, dan malah bikin sebel.
Contoh : “Otw ke Paris ..!!”, “BMW ku sayang, saatnya kamu mandi..aku mandiin ya sayang..”, “Duh, murah-murah banget belanja di Singapur, bow,”
5. Manusia Puitis
Dari judulnya udah jelas. Status nya selalu diisi dengan kata-kata mutiara, tapi ga jelas apa maksudnya. Bikin kita terharu? Bikin kita sadar atas pesan tersembunyinya? atau cuma sekedar memancing komentar? Sampai saat ini, tipe orang seperti ini masih dipertanyakan.
Contoh : “Kita masing-masing adalah malaikat bersayap satu. Dan hanya bisa terbang bila saling berpelukan”, “Mencintai dan dicintai adalah seperti merasakan sinar matahari dari kedua sisi”, “Jika kau hidup sampai seratus tahun, aku ingin hidup seratus tahun kurang sehari, agar aku tidak pernah hidup tanpamu”.
6. Manusia in English
Tipe manusianya bisa seperti apa saja, apakah melankolis, puitis, sombong dan sebagainya. Tapi dia berusaha lebih keren dengan mengatakannya dalam bahasa Inggwis gicyu Low..
Contoh : “Tie and Chair..”, “I can tooth, you Pink sun..” dsb..
7. Manusia Lebay
Updatenya selalu bertema ‘gaul’ dengan menggunakan bahasa dewa.. ejaan yang dilebaykan..
Contoh..” met moulnin all.. pagiiieh yg cewrah… xixiixi” << lol~
8. Manusia Terobsesi
Mengharap tapi ga kesampaian.. pengen jd artis ga dapat-dapat.
Contoh : “duwh… sesi pemotretan lagi! cape…”
9. Manusia Sok Tau
Sotoy tenarnya. Padahal dia sendiri tidak tahu apa yang ditulisnya.
Contoh : “Pemerintah selalu memanjakan rakyatnya.. bla..bla…bla,”
10. Bioskop Mania
Update film yang abis ditonton dan kasih comment..
Contoh : “ICE AGE 3..Recomended! !”, “Transformers 2 mantab euy..”
11. Manusia pedagang
Contoh: “jual sepatu bla bla bla”
12. Manusia penyuluh masyarakat
Contoh: “jangan lupa dateng ke TPS, 5 menit utk 5 tahun bla..bla”
13. Manusia Alay
Ada berbagai macam versi, dari tulisannya yang aneh, atau tulisannya biasa aja, hanya saja kosakata nya ga lazim seperti bahasa alien.
Contoh:Alay 1 : “DucH Gw4 5aYan9 b6t s4ma Lo..7aNgaN tin69aL!n akYu ya B3!bh..!!”
Alay 2 : “km mugh kog gag pernach ngabwarin aq lagee seech? kmuw maseeh saiangs sama aq gag seech sebenernywa? ”
Alay 3 : “Ouh mY 9oD..!! kYknY4w c gW k3ReNz 48ee5h d3ch..!!”(Khusus buat tipe ini, ga usah di baca juga gpp..saya pribadi juga mikirdulu buat nulis ini, walaupun jadinya kurang mirip sama yg aslinya..)
14. Tipe Hidden Message
Tipe ini biasanya tidak to the point, tapi tentunya punya niat biar orang yg dituju membaca nya. (bagus kalo baca..kalo ngga? kelamaan nunggu) padahal kan bisa langsung aja sms ya..
Contoh : “For you my M***, I can’ t live without you..you are my bla bla bla..”,”Heh, cewe bajingan..ngapain lo deket2in co gw?! kyk ga laku aja lo..” (padahal ce tersebut tidak ada dalam jaringannya. . mana bisa baca…)
15. Tipe Misterius
Tipe yang biasanya bikin banyak orang bertanya tanya atas apa maksud dari status orang tersebut..Biasanya dalam suatu kalimat membutuhkanSubjek + Predikat + Objek + Keterangan. Tapi orang tipe ini mungkinhanya mengambil beberapa atau malah hanya 1 saja..Dan pastinyamengundang kontroversi.
Contoh : “Sudahlah..” , “Telah berakhir..” (apanya??),”Termenung.. .” (so what gitu, loh)
SIFAT SIFAT MANUSIA
Di dalam berbagai pustaka, karakter manusia dibagi atas banyak jenis (ada yang empat, ada yang sepuluh, ada yang seratus, dan lain-lain), sebagaimana kecerdasan manusia (ada yang membagi dengan satu, dua, empat, delapan, dan lain-lain). Hal itu bisa dimaklumi, karena (selalu) di antara dua perbedaan yang nyata, terdapat sekian banyak perbedaan yang dapat mendekati keduanya. Karenanya, di antara dua karakter manusia, yaitu baik dan buruk, terdapat banyak karakter lain yang mendekati keduanya. Di antara sekian banyak jenis karakter manusia, ada banyak pula yang mempengaruhi terbentuknya karakter seseorang yang dapat dibagi menjadi dua hal utama, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang mempengaruhi antara lain, kondisi fisik, tingkat pendidikan, tingkat pergaulan, dan tingkat keimanan. Sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi, antara lain, lingkungan keluarga, lingkungan pergaulan, lingkungan kerja, dan sosok panutan.
Tuhan sendiri telah memperingatkan sifat-sifat dasar yang buruk yang dimiliki manusia, antara lain: zalim dan tidak pandai bersyukur, ingkar akan kebesaran Tuhan, sombong dan sewenang-wenang, condong mengikuti hawa nafsunya, boros dan berlebih-lebihan, aniaya diri, tergesa-gesa, dan taklid buta (berbuat sesuatu tanpa pengetahuan). http://www.hudzaifah.org/PNphpBB2-viewtopic-t-165.phtml
Memang, sifat atau karakter manusia bisa ditinjau dari banyak segi. Di internet, banyak sekali literatur yang meninjau sifat manusia dari berbagai segi, misalkan dari tanggal lahir, dari shio, dari golongan darah, dari cara berbicara, dari nama, bahkan dari cara dia mengupil atau (maaf), dari kentutnya. http://www.nyem.or.id/2008/01/sifat-manusia-dilihat-dari-kentutnya/
Syekh Al Kholil ibn Ahmad membagi karakter manusia menjadi empat macam. Pertama, rojulun yadri wa yadri annahu yadri fabidzalika ‘alimun tattabi’uhu, yaitu manusia yang mengerti dan dirinya mengerti kalau ia mengerti. Ia adalah manusia yang memiliki ilmu dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ciri manusia seperti ini adalah selalu bekerja dengan landasan istiqomah dan ikhlas. Kedua, rojulun yadri wa la yadri annahu yadri, fabidzalika naimun fa aiqidzuhu, manusia yang mengerti namun tidak mengerti kalau dirinya mengerti, seperti orang yang sedang tidur. Manusia yang berkarakter seperti ini adalah manusia yang tidak konsisten dengan apa yang diucapkan atau yang dipahaminya. Kata-katanya (yang baik) tidak sama dengan perilakunya (yang buruk). Umar ibn al Khottob pernah berkata ” aqwa ma akhofu ‘inda hadzihi ummati minal dajjal al munafiq al ‘alim“ yang artinya: ”yang paling saya takuti pada ummat ini daripada dajjal adalah orang munafik yang pintar atau alim, ” atau secara mudah dapat dikatakan sebagai ”orang yang berbuat jahat dengan memelintir dalil agama.”
Karakter ketiga adalah rojulun la yadri wa yadri annahu la yadri, fa bidzalika mustarsyidun fa arsyiduhu. Manusia yang tidak mengerti namun ia tahu kalau dirinya tidak mengerti. Manusia model ini relatif baik, karena orang-orang yang selalu ingin belajar untuk lebih mengerti adalah manusia yang memiliki sifat selalu ingin memperbaiki diri. Inilah orang-orang yang cerdas-al kayyis- yaitu orang-orang yang tidak melakukan sesuatu perbuatan kecuali telah jelas halal atau haramnya. Manusia model ini adalah manusia yang selalu terikat dengan syara’. Apa yang dimakan, dipakai dan yang dijkerjakan selalu terukur dan berlandaskan pada hukum Tuhan.
Karakter keempat, adalah rojulun la yadri wa la yadri annahu la yadri, fabidzalika jahilun fatrukuhu, manusia yang tidak mengerti kalau dirinya tidak mengerti, inilah manusia bodoh. Karena orang-orang seperti ini biasanya tidak mau belajar dan tidak mau peduli dengan hukum-hukum. Mereka termasuk manusia-manusia yang selalu mengedepankan syahwat (nafsu) dunia semata. http://al-kayyis.co.cc/?p=22
Sedangkan menurut Florence Littauer, empat sifat manusia adalah kolerik, sanguinis, melankolik, dan plegmatis. Manusia yang memiliki sifat kolerik adalah manusia yang memiliki motivasi diri yang kuat, kreatif, pekerja keras, dan semua yang dilakukannya dilandasi oleh keyakinan dirinya yang kuat. Ia akan bertekad menyelesaikan pekerjaannya dengan caranya sendiri (my way), namun ia tidak ingin diatur orang lain. Sedangkan sifat sanguinis adalah orang yang ingin batinnya selalu bahagia sampai-sampai segala tugas yang harus dikerjakannya, akan dikerjakan jika ia bisa bahagia dengan pekerjaan itu (fun away). Jangan coba-coba memberinya pekerjaan yang dia tidak sukai, karena ia sulit sekali menerima tantangan baru, dan biasa kerja tanpa rencana dan tanpa target penyelesaian. Ia biasa ingin tampil lebih menonjol dari yang lainnya, baik dari suaranya, pakaiannya, atau apapun yang bisa menarik perhatian orang lain.
Adapun sifat melankolik adalah orang suka kerja dengan teratur, rapi, tekun, serius, dan sistematis dengan prinsip kerja best way. Sayangnya, orang seperti ini menginginkan anak buahnya juga memiliki sifat yang sama, dan ia akan mudah tersinggung bila ada orang lain yang menyalahi prinsip hidupnya ini. Sedangkan sifat plegmatis adalah orang yang memiliki sifat yang murah senyum, tulus, dan nyaris tidak pernah marah. Orang seperti ini tidak suka menonjolkan diri, dan tidak ambisius. Orang ini bersifat terbuka atas saran maupun kritik orang lain, meskipun kadang saran dan kritik itu tidak serta-merta dijalankannya. Prinsip kerja orang seperti ini adalah mendapatkan cara mudah (easy way) untuk menyelesaikan pekerjaannya. http://ugm-club.blogspot.com/2007/07/ karakter-manusia.html
Sifat seseorang tidaklah bersifat mutlak, paten, atau pasti. Banyak kondisi yang dapat mempengaruhi sifat dasar manusia, seperti tekanan mental atau batin (misalkan karena dikejar deadline, musibah keluarga, dan sebagainya), kondisi sosial-ekonomi (seperti kemapanan, penerimaan dari lingkungan, dan sebagainya), dan yang tak kalah pentingnya adalah hubungan dengan Tuhannya (habluminallah), semakin dekat hubungan seseorang dengan Tuhannya, maka orang itu pasti selalu ingin berbuat yang terbaik, selalu berusaha menjadi orang yang (memiliki sifat) yang terbaik, dan memiliki satu keinginan utama, yaitu Tuhan selalu tersenyum untuknya….
Tuhan sendiri telah memperingatkan sifat-sifat dasar yang buruk yang dimiliki manusia, antara lain: zalim dan tidak pandai bersyukur, ingkar akan kebesaran Tuhan, sombong dan sewenang-wenang, condong mengikuti hawa nafsunya, boros dan berlebih-lebihan, aniaya diri, tergesa-gesa, dan taklid buta (berbuat sesuatu tanpa pengetahuan). http://www.hudzaifah.org/PNphpBB2-viewtopic-t-165.phtml
Memang, sifat atau karakter manusia bisa ditinjau dari banyak segi. Di internet, banyak sekali literatur yang meninjau sifat manusia dari berbagai segi, misalkan dari tanggal lahir, dari shio, dari golongan darah, dari cara berbicara, dari nama, bahkan dari cara dia mengupil atau (maaf), dari kentutnya. http://www.nyem.or.id/2008/01/sifat-manusia-dilihat-dari-kentutnya/
Syekh Al Kholil ibn Ahmad membagi karakter manusia menjadi empat macam. Pertama, rojulun yadri wa yadri annahu yadri fabidzalika ‘alimun tattabi’uhu, yaitu manusia yang mengerti dan dirinya mengerti kalau ia mengerti. Ia adalah manusia yang memiliki ilmu dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ciri manusia seperti ini adalah selalu bekerja dengan landasan istiqomah dan ikhlas. Kedua, rojulun yadri wa la yadri annahu yadri, fabidzalika naimun fa aiqidzuhu, manusia yang mengerti namun tidak mengerti kalau dirinya mengerti, seperti orang yang sedang tidur. Manusia yang berkarakter seperti ini adalah manusia yang tidak konsisten dengan apa yang diucapkan atau yang dipahaminya. Kata-katanya (yang baik) tidak sama dengan perilakunya (yang buruk). Umar ibn al Khottob pernah berkata ” aqwa ma akhofu ‘inda hadzihi ummati minal dajjal al munafiq al ‘alim“ yang artinya: ”yang paling saya takuti pada ummat ini daripada dajjal adalah orang munafik yang pintar atau alim, ” atau secara mudah dapat dikatakan sebagai ”orang yang berbuat jahat dengan memelintir dalil agama.”
Karakter ketiga adalah rojulun la yadri wa yadri annahu la yadri, fa bidzalika mustarsyidun fa arsyiduhu. Manusia yang tidak mengerti namun ia tahu kalau dirinya tidak mengerti. Manusia model ini relatif baik, karena orang-orang yang selalu ingin belajar untuk lebih mengerti adalah manusia yang memiliki sifat selalu ingin memperbaiki diri. Inilah orang-orang yang cerdas-al kayyis- yaitu orang-orang yang tidak melakukan sesuatu perbuatan kecuali telah jelas halal atau haramnya. Manusia model ini adalah manusia yang selalu terikat dengan syara’. Apa yang dimakan, dipakai dan yang dijkerjakan selalu terukur dan berlandaskan pada hukum Tuhan.
Karakter keempat, adalah rojulun la yadri wa la yadri annahu la yadri, fabidzalika jahilun fatrukuhu, manusia yang tidak mengerti kalau dirinya tidak mengerti, inilah manusia bodoh. Karena orang-orang seperti ini biasanya tidak mau belajar dan tidak mau peduli dengan hukum-hukum. Mereka termasuk manusia-manusia yang selalu mengedepankan syahwat (nafsu) dunia semata. http://al-kayyis.co.cc/?p=22
Sedangkan menurut Florence Littauer, empat sifat manusia adalah kolerik, sanguinis, melankolik, dan plegmatis. Manusia yang memiliki sifat kolerik adalah manusia yang memiliki motivasi diri yang kuat, kreatif, pekerja keras, dan semua yang dilakukannya dilandasi oleh keyakinan dirinya yang kuat. Ia akan bertekad menyelesaikan pekerjaannya dengan caranya sendiri (my way), namun ia tidak ingin diatur orang lain. Sedangkan sifat sanguinis adalah orang yang ingin batinnya selalu bahagia sampai-sampai segala tugas yang harus dikerjakannya, akan dikerjakan jika ia bisa bahagia dengan pekerjaan itu (fun away). Jangan coba-coba memberinya pekerjaan yang dia tidak sukai, karena ia sulit sekali menerima tantangan baru, dan biasa kerja tanpa rencana dan tanpa target penyelesaian. Ia biasa ingin tampil lebih menonjol dari yang lainnya, baik dari suaranya, pakaiannya, atau apapun yang bisa menarik perhatian orang lain.
Adapun sifat melankolik adalah orang suka kerja dengan teratur, rapi, tekun, serius, dan sistematis dengan prinsip kerja best way. Sayangnya, orang seperti ini menginginkan anak buahnya juga memiliki sifat yang sama, dan ia akan mudah tersinggung bila ada orang lain yang menyalahi prinsip hidupnya ini. Sedangkan sifat plegmatis adalah orang yang memiliki sifat yang murah senyum, tulus, dan nyaris tidak pernah marah. Orang seperti ini tidak suka menonjolkan diri, dan tidak ambisius. Orang ini bersifat terbuka atas saran maupun kritik orang lain, meskipun kadang saran dan kritik itu tidak serta-merta dijalankannya. Prinsip kerja orang seperti ini adalah mendapatkan cara mudah (easy way) untuk menyelesaikan pekerjaannya. http://ugm-club.blogspot.com/2007/07/ karakter-manusia.html
Sifat seseorang tidaklah bersifat mutlak, paten, atau pasti. Banyak kondisi yang dapat mempengaruhi sifat dasar manusia, seperti tekanan mental atau batin (misalkan karena dikejar deadline, musibah keluarga, dan sebagainya), kondisi sosial-ekonomi (seperti kemapanan, penerimaan dari lingkungan, dan sebagainya), dan yang tak kalah pentingnya adalah hubungan dengan Tuhannya (habluminallah), semakin dekat hubungan seseorang dengan Tuhannya, maka orang itu pasti selalu ingin berbuat yang terbaik, selalu berusaha menjadi orang yang (memiliki sifat) yang terbaik, dan memiliki satu keinginan utama, yaitu Tuhan selalu tersenyum untuknya….
OLEH pAK BAMBANG WAHYUDI
Pendidikan berkarakter
Pendidikan karakter merupakan hal yang baru sekarang ini meskipun bukan sesuatu yang baru. Penanaman nilai-nilai sebagai sebuah karakteristik seseorang sudah berlangsung sejak dahulu kala. Akan tetapi, seiring dengan perubahan jaman, agaknya menuntut adanya penenaman kembali nilai-nilai tersebut ke dalam sebuah wadah kegiatan pendidikan di setiap pengajaran.
Penanaman nilai-nilai tersebut dimasukkan (embeded) ke dalam rencana pelaksanaan pembelajaran dengan maksud agar dapat tercapai sebuah karakter yang selama ini semakin memudar.
Setiap mata palajaran mempunyai nilai-nilai tersendiri yang akan ditanamkan dalam diri anak didik. Hal ini disebabkan oleh adanya keutamaan fokus dari tiap mapel yang tentunya mempunyai karakteristik yang berbeda-beda.
Distribusi penanaman nilai-nilai utama dalam tiap mata pelajaran dapat dilihat sebagai berikut:
Bagian pertama adalah Eksplorasi, antara lain dengan cara:
Penanaman nilai-nilai tersebut dimasukkan (embeded) ke dalam rencana pelaksanaan pembelajaran dengan maksud agar dapat tercapai sebuah karakter yang selama ini semakin memudar.
Setiap mata palajaran mempunyai nilai-nilai tersendiri yang akan ditanamkan dalam diri anak didik. Hal ini disebabkan oleh adanya keutamaan fokus dari tiap mapel yang tentunya mempunyai karakteristik yang berbeda-beda.
Distribusi penanaman nilai-nilai utama dalam tiap mata pelajaran dapat dilihat sebagai berikut:
- Pendidikan Agama: Nilai utama yang ditanamkan antara lain: religius, jujur, santun, disiplin, tanggung jawab, cinta ilmu, ingin tahu, percaya diri, menghargai keberagaman, patuh pada aturan, sosial, bergaya hidup sehat, sadar akan hak dan kewajiban, kerja keras, dan adil.
- Pendidikan Kewargaan Negara: Nasionalis, patuh pada aturan sosial, demokratis, jujur, mengahrgai keragaman, sadar akan hak dan kewajiban diri dan orang lain.
- Bahasa Indonesia: Berfikir logis, kritis, kreatif dan inovatif, percaya diri, bertanggung jawab, ingin tahu, santun, nasionalis.
- Ilmu Pengetahuan Sosial: Nasionalis, menghargai keberagaman, berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, peduli sosial dan lingkungan, berjiwa wirausaha, jujur, kerja keras.
- Ilmu Pengetahuan Alam: Ingin tahu, berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, jujur, bergaya hidup sehat, percaya diri, menghargai keberagaman, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, peduli lingkungan, cinta ilmu
- Bahasa Inggris: Menghargai keberagaman, santun, percaya diri, mandiri, bekerja sama, patuh pada aturan sosial
- Seni Budaya: Menghargai keberagaman, nasionalis, dan menghargai karya orang lain, ingin, jujur, disiplin, demokratis
- Penjasorkes: Bergaya hidup sehat, kerja keras, disiplin, jujur, percaya diri, mandiri, mengahrgai karya dan prestasi orang lain
- TIK/Ketrampilan: Berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, mandiri, bertanggung jawab, dan menghargai karya orang lain.
- Muatan Lokal: Menghargai kebersamaan, menghargai karya orang lain, nasional, peduli.
Bagian pertama adalah Eksplorasi, antara lain dengan cara:
- Melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber (contoh nilai yang ditanamkan: mandiri, berfikir logis, kreatif, kerjasama)
- Menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain (contoh nilai yang ditanamkan: kreatif, kerja keras)
- Memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya (contoh nilai yang ditanamkan: kerjasama, saling menghargai, peduli lingkungan)
- Melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran (contoh nilai yang ditanamkan: rasa percaya diri, mandiri)
- Memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan (contoh nilai yang ditanamkan: mandiri, kerjasama, kerja keras)
- Membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna (contoh nilai yang ditanamkan: cinta ilmu, kreatif, logis)
- Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis (contoh nilai yang ditanamkan: kreatif, percaya diri, kritis, saling menghargai, santun)
- Memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut (contoh nilai yang ditanamkan: kreatif, percaya diri, kritis)
- Memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif (contoh nilai yang ditanamkan: kerjasama, saling menghargai, tanggung jawab)
- Memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar (contoh nilai yang ditanamkan: jujur, disiplin, kerja keras, menghargai)
- Memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok (contoh nilai yang ditanamkan: jujur, bertanggung jawab, percaya diri, saling menghargai, mandiri, kerjasama)
- Memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok (contoh nilai yang ditanamkan: percaya diri, saling menghargai, mandiri, kerjasama)
- Memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan (contoh nilai yang ditanamkan: percaya diri, saling menghargai, mandiri, kerjasama)
- Memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik (contoh nilai yang ditanamkan: percaya diri, saling menghargai, mandiri, kerjasama)
- Memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik (contoh nilai yang ditanamkan: saling menghargai, percaya diri, santun, kritis, logis)
- Memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber (contoh nilai yang ditanamkan: percaya diri, logis, kritis)
- Memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan (contoh nilai yang ditanamkan: memahami kelebihan dan kekurangan)
- Memfasilitasi peserta didik untuk lebih jauh/dalam/luas memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap, antara lain dengan guru:
- Berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar (contoh nilai yang ditanamkan: peduli, santun);
- membantu menyelesaikan masalah (contoh nilai yang ditanamkan: peduli);
- Memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi (contoh nilai yang ditanamkan: kritis)
- Memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh (contoh nilai yang ditanamkan: cinta ilmu); dan
- Memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif (contoh nilai yang ditanamkan: peduli, percaya diri).
Selasa, 15 Februari 2011
BUah sebagai perumpamaan Manusia
Sifat dan perilaku manusia dapat digolong-golongkan menurut buah-buahan yang diciptakan oleh Allah SWT dibumi ini. Ada 4 golongan utama sifat manusia yaitu :
1. Buah Zaitun
Bagi orang-orang yang mempunyai penampilan yang cantik/tampan fisiknya, mempunyai ilmu dan wawasan yang demikian luas, paras yang sangat menarik hati setiap lawan jenisnya. Dia mempunyai outer beauty yang sangat menawan sebagai karunia Allah yang sangat disyukuri. Dan ternyata dia juga mempunyai sifat dan perilaku yang baik seperti rendah hati, suka menolong, simpatik, mempunyai sifat welas asih yang sangat peka, tidak sombong dengan ilmu yang dimilikinya, dengan ikhlas dia menyampaikannya pada orang lain, tidak egois, ikhlas, tawakkal, dan segudang sifat baik yang dimilikinya. Orang sepertilah yang sangat diidam-idamkan oleh banyak orang, namun sangat jarang orang orang bisa mengikuti filosofi ini dikarenakan pengaruh hawa nafsu yang sering menggoda dan berusaha menggelincirkan manusia kejalan penuh kenistaan dan gelap gulita. Seperti halnya buah Zaitun yang wangi baunya dan juga manis rasanya. Subhanallah.
2. Buah Kurma
Dia tidak cantik/tampan, pinter juga tidak, penampilan biasa-biasa saja. Tidak ada yang istimewa secara fisik dari seseorang dengan karakter ini, dia terlihat sama dengan orang lain pada umumnya, tapi siapa sangka dia adalah orang yang do’nya selalu diijabahkan oleh Allah SWT, stok ilmu pengetahuan dan wawasan yang demikian luas dengan cara bicara yang demikian halus dan enak didengar, bicaranya selalu membuat orang yang mendengarnya merasa tentram dan tenang, orang yang marah menjadi reda amarahnya, orang yang sakit menjadi bersemangat untuk sembuh, orang yang sombong menjadi luntur kesombingannya. Dengan begitu khusu’ dia ketika menghadap sang Khalik disaat mendirikan shalat, dengan air mata berlinang ketika dia mengingat Allah di sepertiga malam terakhir. Bijaksana ketika menyelesaikan setiap persoalan, dengan sikap bijaksana dan arif ketika berinteraksi dengan orang lain disegala kesempatan.
Orang seperti ini sangat sulit dikenali secara sekilas. Pesan Nabi, sering-seringlah minta do’a pada orang lain karena kita tidak tahu dari mulut dan hati yang mana yang do’a dan harapannya dikabulkan oleh Allah SWT. Seperti buat kurma sifat dan perilaku orang ini. Tidak ada wewangian yang dipancarkan secara fisik, tetapi mempunyai rasa yang manis, memberikan kalori yang tinggi kepada manusia yang memakannya. Bahkan menjadi santapan pertama yang dianjurkan Nabi ketika berbuka puasa. Subhanallah.
3. Buah Maja
Jika anda tidak tahu buah maja, coba baca sejarah berdirinya kerajaan Majapahit. Ketika masa pembangunan, ada salah satu pekerjanya yang merasa haus dan lapar, kebetulan di hutan Tarik sebagai lokasi kerajaan majapahait banyak tumbuh pohon buah maja. Buah maja itu terlihat sangat ranum dan mungkin manis rasanya, menggoda yang melihatnya untuk memakannya. Tapi apa yang terjadi ?. Malang si pekerja itu, buah maja ternyata sangat pahit rasanya. Sejak saat itu, akhirnya kerajaan yang baru didirkan itu diberi nama Majapahit.
Wajah cantik, tubuh seksi, kulit putih, pendidikan yang setinggi langit, tidak akan berguna jika dibalik itu mempunyai sifat jahat yang sangat dibenci, seperti : sombong, iri dengki, ghibah, hasud, bertangan besi, suka mengolok-olok, menjelek-jelekkan orang lain. Betapa besarnya bahaya yang ditimbulkan sifat iri yang dapat menyebabkan pelakunya menyimpan dan berbuat jahat dan membahayakan orang lain yang tidak berdosa, fitnah pun tidak segan-segan dia percikkan untuk menjatuhkan orang yang tidak disukainya hanya karena ada sedikit rahmat dan nikmat Allah yang didapat orang lain itu. Dunia bagai bergolak seperti gunung meletus, tsunami yang menerjang, banjir bandang yang menerpa, hancurlah orang tidak disukainya. Betapa jahat orang cantik dengan sifat yang begitu busuk sehingga menyakiti orang yang tidak berdosa. Begitulah buah maja yang cantik rupanya tetapi pahit rasanya.
4. Buah Kedondong
Sungguh tidak ada orang yang berkeinginan seperti buah kedondong walaupun hanya berandai-andai. Tapi, banyak yang secara tidak sengaja tergelincir mengikuti filosofi buah kedondong, sudah kasar kulitnya, warna kulitnya g menarik, asam pula rasanya, sudha begitu masih ditambah dengan biji yang penuh dengan belalai yang sering tertinggal diantara gigi orang yang memakannya. Orang sudah jelek penampilannya, kotor dan dekil fisiknya, bodoh tak berilmu, tidak berkepribadian. Dia juga suka iri dengki, sombong pula. Suka adu domba, makan harta anak yatim, menfitnah, mengakui hak orang lain. Naudlubillahi min dzalik. Sungguh sangat tidak kita harapkan. Marilah berdo’a agar dijauhkan dari sifat seperti ini.
1. Buah Zaitun
Bagi orang-orang yang mempunyai penampilan yang cantik/tampan fisiknya, mempunyai ilmu dan wawasan yang demikian luas, paras yang sangat menarik hati setiap lawan jenisnya. Dia mempunyai outer beauty yang sangat menawan sebagai karunia Allah yang sangat disyukuri. Dan ternyata dia juga mempunyai sifat dan perilaku yang baik seperti rendah hati, suka menolong, simpatik, mempunyai sifat welas asih yang sangat peka, tidak sombong dengan ilmu yang dimilikinya, dengan ikhlas dia menyampaikannya pada orang lain, tidak egois, ikhlas, tawakkal, dan segudang sifat baik yang dimilikinya. Orang sepertilah yang sangat diidam-idamkan oleh banyak orang, namun sangat jarang orang orang bisa mengikuti filosofi ini dikarenakan pengaruh hawa nafsu yang sering menggoda dan berusaha menggelincirkan manusia kejalan penuh kenistaan dan gelap gulita. Seperti halnya buah Zaitun yang wangi baunya dan juga manis rasanya. Subhanallah.
2. Buah Kurma
Dia tidak cantik/tampan, pinter juga tidak, penampilan biasa-biasa saja. Tidak ada yang istimewa secara fisik dari seseorang dengan karakter ini, dia terlihat sama dengan orang lain pada umumnya, tapi siapa sangka dia adalah orang yang do’nya selalu diijabahkan oleh Allah SWT, stok ilmu pengetahuan dan wawasan yang demikian luas dengan cara bicara yang demikian halus dan enak didengar, bicaranya selalu membuat orang yang mendengarnya merasa tentram dan tenang, orang yang marah menjadi reda amarahnya, orang yang sakit menjadi bersemangat untuk sembuh, orang yang sombong menjadi luntur kesombingannya. Dengan begitu khusu’ dia ketika menghadap sang Khalik disaat mendirikan shalat, dengan air mata berlinang ketika dia mengingat Allah di sepertiga malam terakhir. Bijaksana ketika menyelesaikan setiap persoalan, dengan sikap bijaksana dan arif ketika berinteraksi dengan orang lain disegala kesempatan.
Orang seperti ini sangat sulit dikenali secara sekilas. Pesan Nabi, sering-seringlah minta do’a pada orang lain karena kita tidak tahu dari mulut dan hati yang mana yang do’a dan harapannya dikabulkan oleh Allah SWT. Seperti buat kurma sifat dan perilaku orang ini. Tidak ada wewangian yang dipancarkan secara fisik, tetapi mempunyai rasa yang manis, memberikan kalori yang tinggi kepada manusia yang memakannya. Bahkan menjadi santapan pertama yang dianjurkan Nabi ketika berbuka puasa. Subhanallah.
3. Buah Maja
Jika anda tidak tahu buah maja, coba baca sejarah berdirinya kerajaan Majapahit. Ketika masa pembangunan, ada salah satu pekerjanya yang merasa haus dan lapar, kebetulan di hutan Tarik sebagai lokasi kerajaan majapahait banyak tumbuh pohon buah maja. Buah maja itu terlihat sangat ranum dan mungkin manis rasanya, menggoda yang melihatnya untuk memakannya. Tapi apa yang terjadi ?. Malang si pekerja itu, buah maja ternyata sangat pahit rasanya. Sejak saat itu, akhirnya kerajaan yang baru didirkan itu diberi nama Majapahit.
Wajah cantik, tubuh seksi, kulit putih, pendidikan yang setinggi langit, tidak akan berguna jika dibalik itu mempunyai sifat jahat yang sangat dibenci, seperti : sombong, iri dengki, ghibah, hasud, bertangan besi, suka mengolok-olok, menjelek-jelekkan orang lain. Betapa besarnya bahaya yang ditimbulkan sifat iri yang dapat menyebabkan pelakunya menyimpan dan berbuat jahat dan membahayakan orang lain yang tidak berdosa, fitnah pun tidak segan-segan dia percikkan untuk menjatuhkan orang yang tidak disukainya hanya karena ada sedikit rahmat dan nikmat Allah yang didapat orang lain itu. Dunia bagai bergolak seperti gunung meletus, tsunami yang menerjang, banjir bandang yang menerpa, hancurlah orang tidak disukainya. Betapa jahat orang cantik dengan sifat yang begitu busuk sehingga menyakiti orang yang tidak berdosa. Begitulah buah maja yang cantik rupanya tetapi pahit rasanya.
4. Buah Kedondong
Sungguh tidak ada orang yang berkeinginan seperti buah kedondong walaupun hanya berandai-andai. Tapi, banyak yang secara tidak sengaja tergelincir mengikuti filosofi buah kedondong, sudah kasar kulitnya, warna kulitnya g menarik, asam pula rasanya, sudha begitu masih ditambah dengan biji yang penuh dengan belalai yang sering tertinggal diantara gigi orang yang memakannya. Orang sudah jelek penampilannya, kotor dan dekil fisiknya, bodoh tak berilmu, tidak berkepribadian. Dia juga suka iri dengki, sombong pula. Suka adu domba, makan harta anak yatim, menfitnah, mengakui hak orang lain. Naudlubillahi min dzalik. Sungguh sangat tidak kita harapkan. Marilah berdo’a agar dijauhkan dari sifat seperti ini.
Langganan:
Postingan (Atom)







